X
Tea, Please!
Di tengah maraknya tren minum teh, Lewis & Carroll hadir sebagai
tempat berkumpul yang mengusung konsep hidup sehat. Tidak
hanya varian teh yang disajikan, fasilitas ruang yoga yang ditunjang
dengan interior desain yang alami juga tersedia.

“It’s always tea time”. Begitulah slogan yang diusung Lewis & Carroll Tea sebagai tea lounge yang hadir untuk mengakomodasi kebutuhan para penggemar teh di Jakarta. Kehadirannya juga sebagai resolusi sehat yang ditawarkan kepada masyarakat urban ketika tren minum teh saat ini sedang menggiat. Hadir di Jalan Bumi No. 4 Jakarta Selatan, Lewis & Carroll bisa dijadikan meeting point bersama kerabat untuk menikmati sekitar 54 ragam teh di tengah keindahan interior desainnya yang berkesan natural. Agar berjalan seirama dengan konsep menu sehat yang ditawarkan Lewis & Carroll, maka Vindate selaku konsultan arsitektur dan interior design yang menangani proyek ini turut mewujudkan konsep desain sehat yang mendukung.
Ayu Kurnia Tendike Pisarta sebagai interior designer Vindate menjelaskan bahwa ada tiga lantai yang menjadi kesatuan struktur bangunan Lewis & Carroll. Lantai satu sebagai tea lounge,disusul lantai dua sebagai area yoga, dan lantai teratas sebagai area santai dengan kehadiran taman. Lantai satu merupakan area spesial tea lounge yang bersifat lapang dan terbuka dengan dinding dan pintu kaca yang dibiarkan ‘telanjang’. Dengan pemakaian kaca ini, secara otomatis ruangan mendapat pencahayaan alami dari sinar matahari. Area ini juga terbagi menjadi area banquet seating yang didominasi sofa, area tengah yang diisi long log table, dining area di lajur kanan lounge, merchandise area, dan bar. Adanya tea lab yang ditempatkan di merchandise area menjadi ciri khas unik Lewis & Carroll. Di tea lab ini, pengunjung bisa berpetualang langsung untuk menghirup aroma teh yang tersedia dengan varian warna dan tekstur daun yang berbeda-beda. Sementara, bar menjadi area peracikan teh yang dikerjakan mesin Steampunk dari Alpha Domince. Area bar ini pula yang menjadi ciri khas Lewis & Carroll di mana tamu bisa memilih jenis teh yang diingini dan melihat langsung proses brewing. Khusus pada table tob bar, marmer warna putih dipilih untuk memberi kesan elegan dan mewah. Namun, penggunaan kayulah yang mendominasi lantai dan furnitur sebagai bagian dari konsep alami. Bahkan, kehadiran dry garden sebagai vegetasi di area tea lounge juga merupakan bagian dari konsep sehat yang mengangkat kesan hangat, sejuk, dan alami. Di lantai dua yang merupakan studio yoga, area yoga terbagi menjadi dua kelas yang dapat dijadikan satu apabila folding door dibuka. Disini unsur tradisional kental terasa dari ukiran kayu pahatan khas Bali yang menjadi penghias arena. Sementara pada lantai tiga didesain menjadi area lounge yang bisa digunakan untuk special function, area bathroom, locker, serta rooftop garden.
<
>
Other News