X
Sekilas Ruang Angan-Angan ( Edisi Des 14 - Jan 15 )
Setiap insan mengangan-angankan untuk tinggal dalam hunian impian yang ia idam-idamkan. Wanita muda, dang pemilik hunian ini, membayangkan untuk tinggal disebuah istana suatu saat nanti. Dan kini, melalui Hans Susantio, sang desainer interior, istana mungil impiannya tersebut terwujud dalam sebuah unit apartemen. Seluas 170 meter persegi dibilangan Senopati, Jakarta Selatan, hunian kecil ini mampu menghadirkan suasana tempat tinggal yang selama ini dirindukan sang pemilik. Mengimplementasikan sebuah istana, hunian dua kamar tidur ini dirancang dalam karakter feminism sesuai dengan karakter pemiliknya. Dominasi palet warna putih dan aksentuasi emas disekelilingnya membalut dinding, lantai, langit-langit hingga furniture-furniturnya.

Merambah hunian mungil ini, dining area yang berdampingan langsung dengan living room menjadi area pembuka. Bingkai-bingkai dan detail profil berwarna emas dijumpai disegala sudut menambahkesan glamor pada feminitasnya. Harmonisasi nuansa emas dan putih ini membawa sentuhan dengan gaya eklentik. Apabila diperhatikan lebih dekat, detail pola-pola rumit hunian ini ternyata mengacu pada keetnikan ornament-ornamen Bali. Hal ini dapat dijumpai dari panel-panel penutup eksisting dan bingkai cermin di living room.
Sementara itu penggunaan cermin juga material marmer diantara panel dinding serta bukaan-bukaan cahaya yang besar menguatkan kesan modern diseluruh ruangan hunian. Ini adalah harmonisasi dua budaya yang berseberangan, Timur dan Barat. Pencampuran dua gaya, budaya dan karakter yang bertolak belakang ini disingkronisasi melalui kecanggihan teknologi hingga mampu menghadirkan keduanya dengan nyaman dan tidak saling menghantam satu dan yang lainnya.

<
>
Other News